Kenaikan Harga BBM, Pertamina Pastikan Ketersediaan Stok BBM Aman

- 4 September 2022, 14:38 WIB
Pertamina memantau stok kesedian BBM pasca kenaikan harga Pertalite dan Solar
Pertamina memantau stok kesedian BBM pasca kenaikan harga Pertalite dan Solar /Dika Febriawan/

WARTA PONTIANAK - Pemerintah melakukan pengalihan sebagian subsidi BBM menjadi Bantuan Langsung Tunia (BLT) kepada masyarakat kurang mampu sehingga memastikan penyaluran BBM tepat sasaran.

Dengan pengalihan tersebut, membuat adanya penyesuaian harga BBM subsidi sehingga terjadi kenaikan harga BBM subsidi di masyarakat.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh SPBU pasca terjadi kenaikan dalam posisi aman dengan memantau langsung ketersediaan di Pertamina Integrated Enterorise Data dan Command Center atau PIEDCC di Gedung Graha Pertamina, Sabtu 3 Agustus 2022.

Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Secara Mendadak, Ini Keluhan Driver Ojek Online di Pontianak

"Kami memastikan ketersediaan stok BBM Subsidi di SPBU dalam kondisi aman dan kami terus melakukan pemantauan kondisi penyaluran BBM Subsidi di lapangan," ujarnya.

Melalui PIEDCC, Pertamina juga memastikan penjualan BBM mengikuti ketentuan dalam Perpress 191/2014 agar memastikan kendaraan tidak dapat melakukan pembelian secara berulang dengan volume tidak wajar.

Dari pantauan lewat PIEDCC, untuk ketersediaan stok BBM Subsidi jenis Pertalite berada di level 18 hari. Sedangkan jenis Solar dalam posisi 20 hari dan terus diproduksi. Pertamina juga memastikan seluruh kilang beroperasi secara penuh.

Baca Juga: [WARTA TERKINI] Kenaikan BBM Secara Mendadak, SPBU di Pontianak Dipenuhi Pengendara

Lewat pantauan PIEDCC, Pertamina dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam memastikan ketersediaan stok BBM hingga di SPBU. PIEDCC juga menyajikan data penyaluran energi secara realtime di seluruh rantai distribusi, mulai Kilang, terminal BBM hingga SPBU.

Setelah penyesuaian harga baru ini, subsidi dari pemerintah masih tetap ada, sehingga harga jual Pertalite dan Solar masih tetap di bawah harga keekonomian dan masih lebih murah dibandingkan harga kompetitor atau beberapa negara lain dengan spesifikasi sejenis.***

Editor: Y. Dody Luber Anton


Tags

Terkait

Terkini

x