Santri di Kalimantan Barat Sukai Program Kemandirian Ekonomi Pesantren

- 13 September 2022, 18:12 WIB
Kegiatan doa bersama 'Damai untuk Negeri' sekaligus menyuarakan figur pemimpin yang tepat untuk kemajuan Indonesia
Kegiatan doa bersama 'Damai untuk Negeri' sekaligus menyuarakan figur pemimpin yang tepat untuk kemajuan Indonesia /Des/

WARTA PONTIANAK – Berbagai upaya dilakukan Ganjar Pranowo untuk membangkitkan perekonomian, lewat kekuatan kerakyatan di Jawa Tengah.

Salah satunya melalui program Ekonomi Pesantren (Ekotren) yang telah digulirkan sejak 2018. Program ini melibatkan santri untuk mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren.

Program tersebut ternyata disukai ratusan santri di penghujung Negeri, tepatnya di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar).

Para santri yang menggabungkan diri dalam jaringan Santri Dukung Ganjar (SDG) dengan menggelar acara doa bersama 'Damai untuk Negeri' sekaligus menyuarakan figur pemimpin yang tepat untuk kemajuan Indonesia, Ganjar Pranowo.

Koordinator Wilayah (Korwil) SDG Kalbar, Andi mengatakan, program Ekotren yang digagas dan dijalankan Ganjar bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, terbukti dapat memajukan perekonomian pesantren. Terlebih lagi, terdapat inovasi 'Toko Santri Gayeng' (Tosaga) dalam sistem Ekotren.

"Beliau memiliki segudang program untuk para santri di Jawa Tengah yang tujuannya untuk meningkatkan ekonomi dengan memberdayakan ponpes lewat Ekotren. Salah satunya adalah Toko Santri Gayeng untuk memajukan perekonomian pesantren," kata Andi di Pondok Pesantren Al Mizan, Jalan Raya Entikong, Balai Karangan, Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar.

Tosaga sendiri telah diluncurkan dan diresmikan pada tahun 2019 lalu, bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN).

Baca Juga: LDII Kalbar Lakukan Kampanye Peduli Lingkungan di Pesantren

Saat peresmiannya, Ganjar melalui Pemprov Jateng membuka 10 unit Tosaga yang tersebar di wilayah Kabupaten Rembang, Pati, Demak, Semarang, dan Temanggung.

Halaman:

Editor: Yuniardi


Tags

Terkait

Terkini

x