Diduga Masukan Gagang Lolipop Sebagai Implan Kontrasepsi, 25 Wanita Jadi Korban Dokter Gadungan

- 14 Mei 2022, 18:56 WIB
Ilustrasi: Diduga Masukan Gagang Lolipop Sebagai Implan Kontrasepsi, 25 Wanita Jadi Korban Dokter Gadungan
Ilustrasi: Diduga Masukan Gagang Lolipop Sebagai Implan Kontrasepsi, 25 Wanita Jadi Korban Dokter Gadungan /orzalaga/Pixabay

WARTA PONTIANAKDunia kesehatan kembali tercoreng, lantaran seorang pria asal Venezuela, Jose Daniel Lopes yang mengaku sebagai seorang dokter, diduga telah melakukan tindakan yang tidak masuk akal.

Jose Daniel Lopes ditangkap karena diduga telah menanamkan gagang lolipop yang terbuat dari plastik sebagai alat kontrasepsi tingkat lanjut kepada puluhan korbannya

Bahkan, korban pria berusia 38 tahun itu sebanyak 25 orang wanita yang sudah membayarnya untuk memasang alat kontrasepsi itu ternyata gagang permen.

Para korban percaya jika Jose Daniel Lopes yang bekerja di pusat kesehatan di La Victoria dan Maracay, Venezuela itu, ternyata tidak memiliki kualifikasi medis setelah memalsukan gelarnya.

Dia memang memiliki gagasan tentang prosedur medis, ketika melakukan implan subdermal sendiri, mengklaim bahwa itu adalah 'implanon' prosedur kontrasepsi yang melibatkan batang palstik kecil yang ditanamkan di bawah kulit lengan atas pasien.

Menurut Mayo Clinic, prosedur Implanon yang sebenarnya mengacu pada implan kontrasepsi yang melepaskan hormon progestasional dosis rendah dan stabil untuk mengentalkan lendir serviks dan mengencerkan lapisan rahim, sekaligus menekan ovulasi.

Implan ini berbentuk batang plastik kecil yang dimasukkan di bawah lengan atas, tetapi dalam kasus Lopez, implan itu tidak lebih dari stik lolipop yang tidak memiliki fungsi apapun.

Baca Juga: Ini Penjelasan Dokter Terkait Wanita yang Mengamuk di Masjid Raya Mujahidin Pontianak

Penipuan luar biasa Jose Daniel Lopes pertama kali terungkap ketika seorang dokter bernama Rafael Chirinos berbicara di media sosial guna memberi peringatan kepada orang-orang tentang hal tersebut.

Halaman:

Editor: Yuniardi

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x