Agar Kalimantan Barat Teduh, Hijau dan Lestari, Sebanyak 65 ribu pohon ditanam di Sekolah

- 21 Juli 2022, 22:54 WIB
Penanaman pohon di Kalimantan Barat
Penanaman pohon di Kalimantan Barat /Hamzah/Warta Pontianak

WARTA PONTIANAK – Sebanyak 65 ribu pohon ditanam di Kalimantan Barat. Penanaman pohon tersebut dalam rangka Kalimantan Barat teduh, hijau dan lestari, serta untuk pemulihan hutan dan lahan sebagai upaya mendukung FOLU NET SINK 2030.

Penanaman pohon ini dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah yang ada di Kalimantan Barat.

FOLU NET SINK 2030 adalah program yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat untuk mengakselerasi penurunan suhu iklim yaitu dengan pengeolalan hutan dan lahan.

“Di Kalbar saya menginginkan supaya setiap sekolah dihijaukan dengan ditanami pepohonan,” ungkap Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.

Menurut Gubernur Sutarmidji, jumlah sekolah yang ada di Kalimantan Barat sekitar 7000-an. Sehingga jika setiap sekolah melakukan penanaman pohon sebanyak 10 buah, maka akan ada 70 ribu pohon. Dan nantinya yang bertugas merawat pohon tersebut adalah murid sekolah tersebut, sehingga mereka termasuk ke generasi yang peduli dengan kelestarian hutan.

“Nanti kita minta Dinas Kehutanan dan CSR untuk menyiapkan pohonnya. Tetapi kalau di sekolah, saya lebih senang pohon yang produktif, yaitu buah yang berbuah tetapi jenis tanaman keras seperti Matoa, Manggis dan sejenisnya. Untuk lahan-lahan yang umum bisa ditanamkan petai atau yang lainnya,” jelas Gubernur Sutarmidji.

Baca Juga: Warga Kuala Behe Heboh Penemuan Pria Tergantung di Dahan Pohon Tengkawang

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, Adi Yani mengatakan, total pohon yang ditanam di seluruh Kalimantan Barat berjumlah 65 ribu pohon yang tersebar di 6400 sekolah di Kalimantan Barat.

“Berdasarkan arahan Gubernur Kalimantan Barat, agar memulai menanam pohon sejak dini. Untuk itu kita mulai dari anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP sampai SMA, dan tentunya kita harapkan Kalimantan Barat menjadi teduh, hijau dan lestari, seiring dengan program pemerintah di Indonesia, yaitu FOLU NET SINK 2030,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Yuniardi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x