127 Kasus Kejahatan Anak Terjadi Sepanjang tahun 2022, KPPAD : Tahun ini Terjadi Penurunan

- 9 September 2022, 17:05 WIB
Ilustrasi Kekerasan terhadap anak
Ilustrasi Kekerasan terhadap anak /PMJ News

WARTA PONTIANAK – Sepanjang Januari hingga September 2022, telah terjadi 127 kasus kejahatan terhadap anak yang dicatat Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat.

Jumlah tersebut terdiri dari anak yang berhadapan dengan hukum sebanyak 77 kasus, keluarga dan pengasuh alternatif sebanyak 17 kasus dan pendidikan 3 kasus.

Selain itu, ada kasus lainnya yang melibatkan anak yakni trafficking dan eksploitasi anak sebanyak 9 kasus, hak sipil dan partisipasi 21 kasus.

Namun walaupun begitu, kasus yang melibatkan anak cenderung menurun dari dua tahun sebelumnya.

“Tahun 2021 tercatat sebanyak 294 kasus kejahatan terhadap anak. Anak berhadapan dengan hukum menjadi penyumbang kasus tertinggi, yakni sebanyak 124 kasus. Disusul trafficking dan eksploitasi sebanyak 69 kasus, hak sipil dan partisipasi sebanyak 52 kasus, keluarga dan pengasuhan alternatif sebanyak 37 kasus. Kesehatan dan Napza lima kasus, pornografi dan cyber crime dan sosial dan anak dalam situasi darurat tiga kasus serta agama dan budaya satu kasus,” ujar Komisioner KPPAD Kalbar, Nani Wirdayani kepada wartawan pada, Jumat 9 September 2022.

Baca Juga: Jadi Korban Persetubuhan Ayah Tiri, KPPAD Kalbar Siapkan Pendampingan

Sementara pada tahun 2020, terjadi kasus kejahatan terhadap anak sebanyak 384 kasus. Anak berhadapan dengan hukum menyumbang kasus tertinggi sebanyak 237 kasus. Keluarga dan pengasuhan alternatif sebanyak 64 kasus. Disusul trafficking dan eksploitasi 40 kasus dan hak sipil dan partisipasi sebanyak 20 kasus.

“Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, memang sampai dengan saat ini angka kejahatan terhadap anak cenderung mengalami penurunan,” tambahnya.

Untuk kasus trafficking dan eksploitasi, tahun 2022 dari Januari hingga September  pengaduan yang masuk tercatat sebanyak sembilan kasus.

Halaman:

Editor: Yuniardi


Tags

Terkait

Terkini

x