Korban KKB, 2 Guru yang Meninggal Dunia Diberi Penghargaan Education Award 2021

4 Mei 2021, 11:48 WIB
Ilustrasi: 2 guru yang meninggal dunia diberikan penghargaan Education Awards 2021 /Peggy und Marco Lachmann-Anke /Pixabay

WARTA PONTIANAK – Guru sangat berperan penting dalam mencerdaskan anak bangsa. Apalagi, guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa, yang telah mengabdi kepada bangsa agar anak anak di Indonesia menjadi cerdas.

Adanya guru menjadi korban penembakan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua memberikan penghargaan Education Award 2021.

Kedua guru yang meninggal dunia itu adalah Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo. Sehingga Pemerintah memberikan penghargaan, sebagai bentuk apresiasi dalam mengabdi mencerdaskan anak bangsa di wilayah pedalaman Papua.

"Guru sangat berjasa mendidik anak-anak Papua di daerah pedalaman, sehingga Pemerintah melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah memberikan penghargaan Education Award," kata Sekda Papua, Yulian Dance Flassy usai menghadiri acara Hari Pendidikan Nasional, Minggu 2 Mei 2021.

Baca Juga: Penyebutan KKB Papua Sebagai Teroris, Jaleswari Pramodhawardani: Berdasarkan Fakta Tindakan Kekerasan

Dikutip dari ANTARA, Sekda Dance Flassy mengutuk penembakan tenaga guru yang menjadi korban KKB di Beoga, Kabupaten Puncak belum lama ini.

Sekda berharap, kejadian itu tidak boleh terulang lagi, karena dampak penembakan guru itu membuat proses belajar mengajar terganggu, mengingat kekurangan guru mengajar siswa di pedalaman Papua.

Sementara Istri almarhum Oktovianus Rayo berharap, Dinas Pendidikan Provinsi Papua dapat memberikan surat keputusan pengangkatan istri almarhum menjadi guru untuk melanjutkan tugas mulia mengajar anak-anak Papua di daerah pedalaman.

Baca Juga: Di Cap Teroris, KKB Papua Tantang Pasukan Setan TNI

"Saya berharap Pemerintah melalui Dinas Pendidikan bisa mengangkat istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden menjadi guru," kata perwakilan keluarga istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait menyambut baik keinginan istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden untuk menjadi guru.

Baca Juga: KSP: Label Teroris Untuk KKB Papua, Bentuk Perlindungan Terhadap Warga

"Kami akan tindaklanjuti keinginan istri guru korban penembakan KKB, ya butuh proses dan koordinasi dengan Pemkab Puncak, Pemerintah Provinsi Papua dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek," tutupnya. ***

Editor: Yuniardi

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler