Selain Hemat, Kompor Induksi Diminati Ibu Rumah Tangga Karena Lebih Aman

- 24 November 2020, 16:21 WIB
Kegiatan sosialisasi penggunaan kompor induksi yang dilaksanakan oleh Unit-unit layanan PLN di berbagai lokasi pusat keramaian
Kegiatan sosialisasi penggunaan kompor induksi yang dilaksanakan oleh Unit-unit layanan PLN di berbagai lokasi pusat keramaian /Humas PLN Kalbar/Warta Pontianak

WARTA PONTIANAK - PLN UP3 Pontianak melaksanakan sosialisasi penggunaan kompor induksi  di beberapa lokasi pusat perbelanjaan yang banyak diminati para ibu rumah tangga.

Kegiatan yang sama juga serentak dilaksanakan oleh Unit-unit layanan PLN lainnya di daerah masing-masing.

Kegiatan sosialisasi ini menandai program gerakan konversi 1 juta Kompor Elpiji ke Kompor Induksi yang diprakarsai oleh PLN Pusat guna mendukung kemandirian ketahanan energi nasional.

Baca Juga: Dosen Fakultas Pertanian Unila Meninggal Dunia dengan Terindikasi Positif Covid-19

Warni (32), satu di antara Ibu Rumah Tangga yang sehari-harinya berjualan di Pasar Siantan ini mengaku tertarik menggunakan kompor induksi setelah menyaksikan langsung bagaimana cara menggunakannya.

"Sudah hampir satu bulan ini saya menggunakan kompor induksi, masak jadi lebih nyaman dan praktis, tidak khawatir kehabisan gas elpiji lagi. Apalagi suhunya bisa diatur, tinggal tekan-tekan jak," ungkap Warni dalam keterangan tertulis yang diterima Warta Pontianak, Selasa 24 November 2020.

Menurutnya, menggunakan kompor induksi juga tidak menyebabkan boros listrik asal pandai mengatur dan paham cara menggunakannya.

"Kalau mau hemat, sebelum mulai memasak, seluruh bahan dan bumbu masakan sudah dipersiapkan terlebih dahulu. Diiris, dipotong, ditumbuk dan lain-lain. Setelah siap semua, hidupkan kompornya, dan  mulai masak. Tak sampai  20 menit masak ikan dan tumis sayur selesai. Dapur kita pun tetap bersih, tak ada asap dimana-mana, karena memang tak ada apinya," beber Warni.

Baca Juga: [WARTA TERKINI] Dua Desa di Sungai Ambawang Termasuk Jalan TransKalimantan Terendam Banjir

Hal serupa juga diungkap, Rosanti (43) warga Gang Selamat 1, Sei Jawi Dalam. Dia mengaku telah menggunakan kompor induksi sejak 3 bulan lalu. Tagihan rekening listrik di rumahnya tidak menambah secara signifikan, tergantung bagaimana cara menggunakannya.

"Saya beli kompor induksi satu tungku ini di sebuah toko elektronik di Jalan Nusa Indah 1, harganya lumayan murah. Banyak model dan mereknya, yang saya pakai ini cukup standar lah. Jatuhnya jauh lebih murah dibandingkan kalau saya menggunakan kompor gas. Sekarang saya tak perlu lagi keliling cari gas kalau pas sedang langka," tutur Rosanti.

Baca Juga: Ahmad Mujahidin Dicopot dari Rektor UIN Suska Riau oleh Menag

Ia juga mengatakan bahwa menggunakan kompor induksi ini lebih aman, sebab tidak ada apinya. Juga tidak khawatir jika ada anak-anak yang ikut nimbrung pada saat  memasak karena pinggiran kompornya tidak panas.

Sementara itu, Delia (27) warga Kom Yos Sudarso mengaku menggunakan kompor induksi karena merasa trauma menggunakan kompor gas, sebab pernah terjadi kebocoran pada slang gas di rumahnya saat memasak, hingga nyaris terjadi kebakaran.

"Kalau ingat kejadian itu jadi trauma kalau sedang masak. Untunglah suami saya membelikan kompor induksi ini, kekhawatiran saya terhadap kompor gas kini hilang. Masak jadi lebih aman, suhunya bisa diatur, tidak perlu khawatir kalau sewaktu-waktu kita lupa mematikannya sebab ada pengatur waktu memasak. Kompor akan mati dengan sendirinya jika waktu yang kita atur habis. Aman dan praktis," kata Delia. ***

Editor: M. Reinardo Sinaga


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x